Pinjam Indonesia
  • Home
  • Autos
  • Finance
  • Bisnis
Baca: Arti Kode MIN TH 3 mm di Piringan Cakram Motor: Ini Penjelasannya!
Bagikan
Pinjam IndonesiaPinjam Indonesia
Font ResizerAa
  • Home
  • Autos
  • Finance
  • Bisnis
Search
  • Home
  • Autos
  • Finance
  • Bisnis
Copyright © pinjam.gadaibpkb.co.id. All Rights Reserved.
Autos

Arti Kode MIN TH 3 mm di Piringan Cakram Motor: Ini Penjelasannya!

livina By livina Last updated: 4 menit baca
Bagikan

Pinjam Indonesia – Seiring berjalannya waktu, salah satu masalah umum yang kerap menimpa komponen piringan atau cakram rem pada kendaraan bermotor adalah permukaannya yang menjadi tidak rata.

Kondisi ini, yang sering disebut cakram “ngegot”, umumnya disebabkan oleh penggunaan kampas rem yang terlalu keras atau kebiasaan membiarkan kampas rem aus hingga habis tanpa segera diganti. Membiarkan cakram motor dalam kondisi tidak rata ternyata dapat menimbulkan dampak negatif yang signifikan pada sistem pengereman.

“Apabila cakram sudah ‘ngegot’ atau memiliki permukaan yang tidak rata namun tetap dipaksa digunakan, efeknya adalah kinerja pengereman menjadi tidak maksimal,” ungkap Akang, Direktur Utama PT Mega Elig Indonesia, yang merupakan distributor suku cadang pengereman terkemuka di Indonesia.

Fenomena ini terjadi karena kampas rem tidak dapat bersentuhan secara sempurna dengan seluruh permukaan cakram yang sudah tidak rata. Akibatnya, area kontak menjadi berkurang, sehingga daya cengkeram rem pun tidak optimal.

Inilah alasan mengapa rem motor seringkali terasa tidak langsung pakem setelah penggantian kampas rem baru. Ada periode adaptasi yang diperlukan.

Proses adaptasi ini sangat penting karena kampas rem baru membutuhkan waktu untuk menyesuaikan bentuknya dengan kontur piringan cakram yang sudah bergelombang. “Setelah kampas rem berhasil membentuk dan menyesuaikan diri dengan permukaan cakram yang tidak rata, kinerja pengereman akan kembali normal,” jelas Akang.

Oleh karena itu, sangat penting untuk lebih berhati-hati saat Anda baru saja mengganti kampas rem, terutama jika kondisi cakram motor sudah tidak prima.

Meskipun ada periode adaptasi, Tri Satria Budi, Komisaris PT Mega Elig Indonesia, menegaskan solusi terbaik: “Idealnya, jika cakram sudah tidak rata, memang sudah saatnya untuk diganti.”

Baca Juga  Honda HR-V: Review Jujur Setelah 1 Tahun, Ini Untung Ruginya!

Budi lebih lanjut menjelaskan bahwa setiap cakram pada motor memiliki batas ketebalan minimum yang harus diperhatikan demi keamanan dan performa pengereman yang optimal.

“Angka seperti 2 atau 3 mm yang tercetak pada badan cakram bukanlah ketebalan piringan saat ini, melainkan menunjukkan batas ketebalan minimum atau yang dikenal sebagai minimum thickness (MIN TH),” terang Budi.

Sebagai contoh, jika pada cakram motor Anda tertera tulisan MIN TH 3 mm, itu berarti cakram tersebut sudah wajib diganti jika ketebalannya telah berkurang hingga menyisakan 3 mm saja. Penjelasan ini disampaikan Budi saat ditemui di daerah Tambora, Jakarta Barat, menekankan pentingnya tidak mengabaikan indikator kritis ini.

Ringkasan

Permukaan piringan cakram motor yang tidak rata, atau “ngegot”, dapat mengurangi kinerja pengereman karena kampas rem tidak dapat bersentuhan secara sempurna. Kondisi ini sering disebabkan oleh penggunaan kampas rem yang terlalu keras atau membiarkan kampas rem aus hingga habis. Meskipun kampas rem baru memerlukan waktu adaptasi, kinerja pengereman akan tetap tidak maksimal jika cakram dalam kondisi tidak rata.

Idealnya, cakram yang sudah tidak rata sebaiknya diganti demi keamanan dan performa optimal. Setiap cakram memiliki batas ketebalan minimum yang disebut Minimum Thickness (MIN TH). Angka seperti “MIN TH 3 mm” menunjukkan bahwa cakram wajib diganti apabila ketebalannya telah mencapai 3 mm, bukan ketebalan saat ini, sebagai indikator batas aman penggunaan.

Related posts:

  1. Fuel Pump Jebol? Hindari Kebiasaan Buruk Ini di Motor Injeksi!
  2. Cairan Ban Anti Bocor: Bahaya Tersembunyi & Dampak Buruk di Motor
  3. Cakram Lebar Motor Matic: Upgrade Performa atau Sekadar Gaya?
  4. Toyota Sienta 2018 Bekas: Harga Anjlok! Sekarang Segini, Worth It?
Baca Juga  Rush vs XL7: Lebih Boros Mana Setelah Harga Pertamax Naik?
TAGGED:arti min th 3 mmarti min th 3 mm pada piringan cakram motorcakram motormotor bekasPiringan CakramPiringan Cakram Motor
Bagikan artikel ini
Facebook Twitter Copy Link Print
Artikel sebelumnya Investasi Saham: Agresif atau Defensif? Pilih Strategi Terbaik!
Artikel selanjutnya Hyundai Ioniq 2: Bocoran Spesifikasi, Harga, dan Jadwal Rilis 2026
Cara Membersihkan Rangka Bawah Motor
Autos

Cara Membersihkan Rangka Bawah Motor agar Tidak Berkarat dan Tetap Awet

livina livina
Penyebab Kopling Mobil Bunyi Saat Dilepas
Autos

Penyebab Kopling Mobil Bunyi Saat Dilepas dan Dampaknya bagi Kendaraan

livina livina
Tips Menyiapkan Tabungan Anak Sejak Dini
Finance

Tips Menyiapkan Tabungan Anak Sejak Dini untuk Masa Depan Finansial

livina livina

You Might Also Like

Cara Membersihkan Rangka Bawah Motor
Autos

Cara Membersihkan Rangka Bawah Motor agar Tidak Berkarat dan Tetap Awet

7 menit baca
Penyebab Kopling Mobil Bunyi Saat Dilepas
Autos

Penyebab Kopling Mobil Bunyi Saat Dilepas dan Dampaknya bagi Kendaraan

7 menit baca
Daftar Lengkap Plat Nomor Seluruh Daerah di Indonesia
Autos

Daftar Lengkap Plat Nomor Seluruh Daerah di Indonesia Terbaru

8 menit baca
Penyebab Segitiga Motor Bengkok
Autos

Penyebab Segitiga Motor Bengkok yang Sering Diabaikan Pengendara

8 menit baca
Pinjam Indonesia

Dapatkan informasi terkini tentang bisnis, keuangan, dan otomotif di Pinjam.gadaibpkb.co.id. Pelajari cara pinjam dana aman dengan jaminan BPKB mobil atau motor untuk mendukung kebutuhan finansial anda

Resouce

  • Home
  • Autos
  • Finance
  • Bisnis

Download

  • Kebijakan Kami
  • Kontak kami
  • Sitemap
  • Tentang Kami
Baca: Arti Kode MIN TH 3 mm di Piringan Cakram Motor: Ini Penjelasannya!
Bagikan
Copyright © pinjam.gadaibpkb.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?